Beranda > Sejarah > Sejarah Desa Gili Anyar

Sejarah Desa Gili Anyar

Nama Gili Anyar tidak terlepas dari sejarah Gilih Timur, bahkan merupakan bagian dari sejarah Gili Timur, hal ini disebabkan oleh pemberian nama dari Buju Robbo atau nama aslinya Markun. Perlu kita ketahui Buju Robbo adalah saudara dari Buju Achmad. dan Buju Robbo tinggal di Dusun Natporan yaitu bagian dari desa yang sekarang dikenal dengan nama Gili Anyar.
Asal-usul nama Gili Anyar dilatarbelakangi oleh kondisi yang hampir sama dengan kondisi desa Gili Timur yaitu pada saat itu desa Gili Anyar mengalami kekeringan. Buju Markun (Robbo) yang tinggal di Dusun Natporan yaitu dusun disebelah barat jalan raya. Butuh air untuk mengairi sawah di Dusun tersebut, sehingga Buju Markun pergi ke saudaranya yang berada di desa Gili Timur, hasil dari musyawarah tersebut Buju Achmad mengijinkan untuk di aliri kesebelah barat jalan raya. Selanjutnya Buju Markun dengan tongkatnya menuju ke Sumber Kuning di Desa Gili Timur. Kemudian tongkat tersebut digoreskan ke tanah, mulai dari Sumber Kuning melintasi sawah dan rawa-rawa di sebelah barat. Seketika terjadi keajaiban, tanah goresan tongkat tadi membelah dan membentuk sungai kecil yang sangat banyak airnya mengaliri ke arah barat menuju Dusun Natporan. Dan orang madura menyebutnya dengan “Aeng Agili Anyar” yang apabila diartikan dalam Bahasa Indonesia yaitu “Air Mengalir Baru”. Lalu, Buju tersebut mengatakan bahwasanya desa ini diberi nama Gili Anyar”.

Kategori:Sejarah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: